Update Terkini Kecelakaan Pesawat Lion Air JT610


Kepala Otoritas Bandara Wilayah I Bagoes Soenjoyo mengatakan, Senin (29/10/2018) pukul 06.21 WIB, pilot pesawat Lion Air JT 610 melaporkan untuk berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, menuju Pangkal Pinang. Bagoes mengatakan, dari pemeriksaan, pesawat yang hendak menuju Pangkal Pinang itu dinyatakan laik terbang. 

"Kondisi pesawat sampai penerbangan terakhir dinyatakan laik terbang," ujar Bagoes saat konferensi pers di gedung crisis center Terminal IB Bandara Soekarno-Hatta, Senin.
Keluarga korban bisa menghubungi nomor telepon 021-80820001 yang merupakan nomor kontak crisis center Lion Air dan nomor telepon 021-80820002 untuk informasi penumpang.


Badan SAR Nasional menemukan puing-puing, perlengkapan, dan potongan tubuh manusia yang diduga terkait dengan jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Laut Jawa, Senin (29/10/2018) pagi. Hingga kini, proses evakuasi masih dilakukan tim Basarnas.

"Ada puing-puing pesawat, pelampung, hp, dan ada beberapa potongan tubuh," ujar Ketua Basarnas M. Syaugi dalam jumpa pers di kantor Basarnas, Senin.

Pantauan di lokasi, enam kantung jenazah sudah tiba di posko dan langsung dibawa ke RS Polri, Kramat Jati.


Sejauh ini tim menyiagakan 17 unit ambulance dan kemungkinan terus bertambah guna mengevakuasi korban. Aparat gabungan juga terus mendirikan tenda-tenda posko. Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang diketahui membawa 189 orang, termasuk penumpang dan kru pesawat. Penumpang terdiri dari 178 orang dewasa, 1 anak-anak, dan 2 bayi (infant) sementara kru pesawat terdiri dari 2 kokpit kru dan 6 orang awak kabin.

Pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak 13 menit setelah take off dari Bandara Soekarno Hatta pada 06.20 WIB. Basarnas telah mengonfirmasi jatuhnya pesawat di perairan Tanjung Karawang.



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.