Saat Kereta Api Buatan Indonesia Menguasai Pasar Asia-Afrika



Berbicara tentang teknologi Kereta Api terutama buatan Indonesia beberapa tahun belakangan ini memang sudah menunjukkan perkembangan yang sangat baik terutama dari segi kualitas dan kuantitas Kereta itu sendiri. PT INKA (persero)  terus berupaya mensejajarkan dirinya dengan produk-produk lain dari China, Jepang, dan Korea, walaupun Indonesia sendiri sampai saat ini belum ada Kereta cepat buatan dalam negeri, namun dalam waktu dekat PT INKA akan segera membuat kereta semi-cepat pertama buatan anak bangsa, jika hal tersebut berhasil maka PT INKA sudah bisa disejajarkan dengan perusahaan kereta dari negara-negara maju lainnya, sekligus membuat PT INKA sebagai perusahaan manufaktur Kereta Api termaju di Asia Tenggara.

Bahkan produk PT INKA seperti Kereta, Gerbong, dan lokomotif sudah banyak dipesan dari luar negerik lepas dari upaya PT KAI meremajakan armada keretanya menggunaka produk dari PT INKA sehingga dunia perkeretaapian di Indonesia saat ini sudah cukup baik, hal tersebut secara tak langsung mempromosikan produk Kereta buatan Indonesia ke Mancanegara sehingga saat ini sudah banyak negara yang mempercayakan armada keretanya kepada PT INKA, sebut saja Bangladesh, Malaysia, Australia, Filiphina, dan bebrapa negara lain di kawasan Afrika seperti Senegal, Nigeria, Maladewa, dll. Bahkan total pesanan untuk negara Bangladesh saja mencapai 150-an kereta.

Sedangkan di dalam negeri sendiri produk PT INKA akan sangat mudah kita temui terutama pada rangkaian gerbong dan kereta jarak jauh, sedang, maupun dekat. Untuk yang jarak jauh hampir seluruh kereta dan gerbong merupakan buatan anak bangsa, sedangkan untuk jarak menengah dan pendek INKA memiliki produk sendiri kni KRDI ( Kereta Rel Diesel Indonesia ). Pihak PT KAI pun sudah menandatangani kontrak untuk pengadaan sebanyak +800 Gerbong dan Kereta.

Produk terbaru dari PT INKA adalah rangkaian KA Bandara di seluruh Indonesia dan train set MRT dan LRT untuk Jakarta dan Palembang, Selain memproduksi Gerbong dan Kereta PT INKA juga membuat Lokomotif seri CC300 yang terkenal tangguh di segala medan terutama saat di gunakan saat menerjang banjir di Porong, Sdoarjo beberapa waktu yang lalu.

PT INKA Memperluas Kapasitas Produksinya Dengan Membangun Pabrik Baru di Banyuwangi

Alhasil dengan banyaknya pesanan tersebut PT INKA (Persero) akan mulai membangun pabrik pembuatan kereta api senilai Rp 1,6 triliun pada akhir 2018. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam rangka mendukung program pengembangan industri perkerataapian nasional. Hal tersebut juga sebagai tindak lanjut menjawab tantangan kebutuhan sarana kereta api dari luar negeri. Pabrik yang memanfaatkan lahan seluas 84 hektare (ha) tersebut juga merupakan sinergi antara PT INKA dengan PTPN XII. Pabrik modern tersebut diharapkan akan menjadi workshop perakitan sarana kereta api baru kedua setelah workshop yang ada di Madiun.


Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, hingga kini banyak negara yang berminat terhadap kereta buatan INKA. Dia berharap pembangunan pabrik bisa berjalan dengan lanjar dan sesuai dengan target yang ditetapkan.

"Saya bangga PT INKA terus mengembangkan bisnisnya, banyak negara yang membeli kereta api buatan Indonesia. Semoga pembangunan pabrik baru ini berjalan lancar dan bisa selesai sesuai dengan yang ditargetkan," ujar Menteri Rini saat meninjau lahan pembangunan pabrik PT INKA di Banyuwangi, Jawa Timur.
"Pembangunan pabrik ini menjadi bukti bahwa industri perkerataapian nasional mampu menjawab tantangan kebutuhan sarana kereta api dari luar negeri. Saya akan terus memantau dan memastikan pelaksanaan pembangunan proyek ini," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyelesaikan proses perizinan dan rancang bangun untuk pabrik modern yang akan digunakan untuk memproduksi sarana kereta api berbasis alumunium dan stainless steel.
Proses pembangunan tahap satu direncanakan mulai pada akhir 2018 dan dapat mulai beroperasi pada awal 2020.  Total investasi dari pembangunan proyek ini tercatat mencapai Rp 1,6 Triliun.


"Kedekatan lokasi workshop dengan pelabuhan barang Tanjung Wangi yang dikelola PT Pelindo III ini nantinya akan sangat mendukung perusahaan dalam proses pengiriman produk jadi melalui laut, baik untuk ekspor maupun untuk kebutuhan dalam negeri di luar pulau Jawa," jelasnya.

PT INKA mencatat kontribusi penjualan ekspor perseroan meningkat dalam tiga tahun terakhir yang tercermin dalam nilai kontrak penjualan ekspor tercatat sebesar Rp 850 Miliar pada 2015 dan meningkat menjadi Rp 1,33 Triliun di 2017. Sementara negara-negara yang menjadi tujuan ekspor adalah Bangladesh, Malaysia, Singapura, Australia dan Filipina.Selain untuk mendukung perkembangan bisnis PT INKA, berdirinya workshop ini diharapkan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan perindustrian di Kabupaten Banyuwangi dan juga perekonomian bagi masyarakat di sekitar maupun masyarakat di Kabupaten Banyuwangi pada umumnya.

Bayak Menerima Pesanan, Kebutuhan Pekerja PT INKA Melonjak

PT INKA sekarang tidak lagi hanya berfokus pada pembuatan gerbong kereta berpenumpang. PT INKA sekarang juga telah mengerjakan berbagai produk seperti lokomotif, kereta berpenggerak, gerbong barang, dan kereta khusus. Perusahaan tersebut bahkan juga tengah mengembangkan produk pendukung seperti mesin pendingin udara khusus untuk gerbong kereta api dan articulated bus dengan panjang 18 meter yang dioperasikan oleh PT Transjakarta.

Untuk memenuhi kebutuhan produksi dan pengembangan produk lainnya, perusahaan ini memerlukan tambahan pekerja. Saat ini, dengan jumlah pekerja sekitar 5.000 orang, INKA telah merekrut anak-anak muda lulusan SMK dan perguruan tinggi sebanyak kurang lebih 1.000 orang.

Selain itu, untuk memenuhi permintaan produksi, perusahaan perkeretaapian terintegrasi pertama di Asia Tenggara tersebut saat ini tengah membangun pabrik di Banyuwangi dengan luas 3 kali lipat luas pabrik di Madiun. Luas pabrik di Madiun adalah 22 hektare.Peningkatan jumlah pekerja ini juga diimbangi dengan peningkatan nilai proyek yang dikerjakan oleh perusahaan ini.

“Tahun 2018 nilai kontraknya sekitar Rp3,6 Triliun. Angka ini meningkat kurang lebih Rp1 triliun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,6 triliun,” kata Budi Noviantoro, Direktur Utama PT INKA

Perusahaan juga menginvestasikan peralatan-peralatan baru untuk memenuhi kebutuhan produksi. Budi mengatakan, paling banyak nilai investasinya memang untuk peralatan.
“Ke depan spesifikasi kereta itu bukan lagi steel, tetapi minimal stainless steel. Jadi cara mengelasnya saja berbeda. Tujuannya agar tidak karatan, tidak mudah keropos sehingga dempulnya tidak perlu terlalu banyak,” ungkap Budi.

Berkat inovasi dan pengembangan teknologi perkeretaapian yang dilakukan oleh PT INKA, perusahaan ini mendapat kepercayaan untuk membantu pengembangan transportasi kereta api di Thailand. Pada 22 Maret 2018 lalu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerima kedatangan Utusan Khusus Pemerintah Thailand di Jakarta. Kedua pejabat tersebut mendiskusikan kerja sama antara Indonesia dan Thailand dalam pengembangan perkeretaapian di negeri gajah putih tersebut.

Menurut Moeldoko, Banyak hal yang dapat kita kerjakan bersama-sama. Negara yang mengembangkan industri perkeretaapian sudah pasti memiliki visi besar untuk meningkatkan perekonomian negaranya. Indonesia sudah memiliki pengalaman yang panjang dalam membangun industri ini.

"Presiden Jokowi memiliki visi yang besar dalam pengembangan manajemen logistik berbasis kereta api. Selain infrastruktur jalan, salah satu yang dikembangkan oleh Presiden Jokowi adalah angkutan penumpang dan barang berbasis kereta api,” ungkap dia.

Dalam kesempatan tersebut, PT INKA dan State Railway of Thailand serta perusahaan lokal Thanakorn bersepakat untuk saling bersinergi, di mana Pemerintah Thailand mengharapkan dukungan dari PT INKA dalam bentuk produksi lokomotif, transfer teknologi, maupun peningkatan kapasitas dalam industri perkeretaapian.


Untuk Jasa Pengiklanan di Blog ini Hubungi
WA: 087823592561
Atau dinomer ini: 083899299629
email: [email protected]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.